Halaman utama daerahkita.com
Halaman utama daerahkita.com
idntimes

Terowongan Mrawan, Terowongan Terpanjang Kedua Masa Hindia Belanda Yang Masih Aktif

DaerahKita 24/04/2023

Jalur kereta api di Jawa Timur sudah dianggap penting sejak jaman Hindia Belanda. Misalnya saja jalur kereta api yang menghubungkan wilayah Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi. Pada kurun waktu 1901-1902 dibangun sebuah terowongan pada jalur tersebut, yaitu Terowongan Mrangan. Pada saat itu terowongan dibangun di bagian tembok sebelah kiri dan kanan terlebih dahulu.

Pembangunan terowongan ini masuk ke dalam proyek pembangunan jalur kereta api Kalisat-Banyuwangi yang dipimpin oleh seorang Hoofdingienieur (kepala Insinyur). Teknis pembangunan terowongan ini adalah dengan cara melakukan penggalian di bagian sisi arah Kalisat sebelah Gunung Botoh kemudian dilakukan penggalian pada sisi arah Banyuwangi. Selanjutnya dilakukan penggalian secara bersamaan. Pada 5 Desember 1902, penggalian terowongan sudah mencapai 450 m dengan drainase sepanjang 300 m.

1909, terjadi gempa bumi di Mrawan. Gempa mengakibatkan tanah longsor yang menerjang terowongan. Pembersihan tanah longsor dilakukan hingga 500 m³ per hari. Staatspoorwegen (SS) kemudian melakukan perbaikan terowongan dengan memperpanjang kedua sisi. Serta menggali lereng yang cukup curam di wilayah sekitar. Itu bertujuan untuk mengurangi bahaya bilamana terjadi longsor kembali. Harapannya, terowongan tidak akan tersumbat dan lalu lintas tidak akan terhalang. Kemudian dilanjutkan dengan konstruksi lengkung penutup terowongan yang memakan waktu sekitar delapan tahun, hingga akhirnya rampung pada tahun 1910. Pembangunan dikerjakan oleh Perusahaan Kereta Api Negara, Staatssporwegen (SS).

Dibangun untuk menembus Pegunungan Gumitir yang membatasi Kabupaten Jember dengan Kabupaten Banyuwangi, Terowongan Mrangan adalah merupakan salah satu terowongan terpanjang peninggalan Hindia Belanda yang masih aktif hingga saat ini. Dengan panjang 690 m, terowongan ini menjadi terowongan terpanjang kedua buatan pemerintah Hindia Belanda. Sementara terowongan terpanjang warisan Hindia Belanda ada di Jawa Barat, yaitu Terowongan Sesaksaat yang memiliki panjang 949 m.

Terowongan Mrawan terletak di Desa Garahan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. berada di antara Stasiun Mrawan dan Stasiun Kalibaru. Tepatnya di KM 30+777. Nama Mrawan sendiri berasal dari nama sebuah sungai yang mengalir di dekat kompleks stasiun mrawan maupun terowongan ini.

Surat Kabar De Locomotief terbitan 19 Januari 1903 mewartakan, pada Jumat 16 Januari 1903 kereta api pertama melewati Terowongan Mrawan. Pada awal pengoperasiannya, Terowongan ini digunakan sebagai sarana penumpang serta pengangkutan komoditas ekspor seperti kopi, gula, beras serta pengangkutan hasil pertanian sehari-hari masyarakat di Wilayah Banyuwangi dan sekitarnya. Saat ini, terowongan yang berada di bawah Daerah Operasi IX Jember dilewati oleh kereta api jarak jauh seperti Mutiara Timur Siang, Mutiara Timur Malam, Sri Tanjung, Tawang Alun dan kereta api lokal Pandanwangi, Probowangi. Selain itu, Terowongan Mrawan dilewati Lori Wisata Kalibaru-Mrawan yang diresmikan bulan Maret 2016.

Tags transportasi teknologi infrastruktur kereta api railfan sejarah edukasi rail fans travelling
Referensi:
  1. heritage.kai.id
  2. ksmtour.com
  3. www.detik.com



Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Papua Barat Daya
kompas
Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Papua Barat Daya






Semua Komentar
    Belum ada komentar
Tulis Komentar