lombokinsider

Kisah Putri Mandalika Cerita Rakyat Nusa Tenggara Barat

DaerahKita 17/11/2021

Dikisahkan pada suatu ketika di pantai selatan Pulau Lombok berdiri sebuah kerajaan bernama Tanjung Bitu. Raja di kerajaan tersebut memiliki seorang putri mahkota yang sangat cantik. Namanya adalah Putri Mandalika.

Waktu pun berlalu, Putri Mandalika tumbuh dewasa dengan menawan. Selain memiliki wajah yang cantik, sang putri juga memiliki sifat yang lembut, baik dan sopan, ia juga terkenal ramah. Dengan mata yang indah, rambut panjangnya yang cantik terurai, sosok sang putri membuat setiap orang yang melihatnya jatuh cinta.

Kecantikkan sang putri membuat banyak pangeran dari berbagai kerajaan datang ingin mempersuntingnya sebagai istri. Karena banyaknya pangeran yang melamar putri, sang raja menyerahkan keputusan memilih kepada Putrinya.

Para pangeran datang satu per satu untuk melamarnya. Putri Mandalika adalah gadis yang baik. Dia tidak ingin membuat orang sedih karena lamarannya ditolak. Jadi, ketika para pangeran itu datang untuk melamarnya, dia sangat bingung. Sang putri sulit untuk memutuskan pilihannya. Dia juga tidak ingin membuat mereka sedih.

Karena putrinya sulit memilih, Sang raja kemudian mengadakan kompetisi di Pantai Seger atau sekarang dikenal dengan Pantai Kuta, Lombok. Dia meminta semua pangeran untuk mengambil bagian dalam kompetisi memanah. Peraturannya sederhana saja. Siapa pun yang mampu memanah sasaran dengan sempurna, ia bisa menjadi suami dari putrinya yang cantik.

Para peserta pun satu per satu mencoba menjadi yang terbaik. Setiap orang ingin menjadi pemenang. Setelah beberapa kali perlombaan, tidak ada pemenang. Karena tidak ada seorang pun yang menjadi pemenang, maka mereka mulai berdebat. Mereka mengaku sebagai yang terbaik. Argumen itu semakin panas. Akhirnya, mereka semua berkelahi. Segera, pertempuran menjadi lebih besar. Dan bahkan seperti perang, karena semua pangeran membawa prajurit mereka dalam kompetisi memanah.

Putri Mandalika benar-benar khawatir. Dia tidak ingin perang menjadi lebih besar dan melukai banyak orang, apalagi jika terjadi di negerinya yang selama ini dikenal tentram dan damai.

Ditemani pengawal, Putri Mandalika mendaki Bukit Seger. Di atas bukit tersebut, Sang Putri berkata bahwa ia berencana untuk menerima semua lamaran. Ia berkata melakukan hal tersebut untuk menjaga kedamaian pulau. Karena jika ia hanya menerima satu pinangan, maka akan terjadi perselisihan di antara mereka.

Raja dan semua orang di pantai tidak mengerti apa yang dia maksud. Raja kemudian mendatanginya. Tetapi sebelum dia mendekati putrinya, Putri Mandalika melompat ke laut. Dia menghilang dalam gelombang besar.

Semua tamu undangan pun kaget dan mencari sang putri ke laut, namun hasilnya sia-sia karena mereka tidak bisa menemukan sang putri. Orang-orang yang hadir hanya mampu berteriak. Semua pangeran kesulitan berenang untuk menemukan sang putri karena ombaknya terlalu tinggi.

Tidak lama kemudian terdapat banyak binatang kecil yang muncul dari laut, binatang itu adalah cacing panjang yang dikenal masyarakat setempat dengan nama nyale. Masyarakat percaya bahwa cacing laut berwarna tersebut adalah jelmaan sang Putri Mandalika.

Pengorbanan Putri Mandalika amat dikenang oleh masyarakat Lombok. Mereka menggelar upacara nyale sekitar Februari hingga Maret setiap tahun. Yaitu pada saat nyale dapat dapat ditemukan di pantai. Tradisi menangkap cacing laut pada bulan-bulan itu disebut Bau Nyale dalam bahasa setempat.

Seperti keinginan Sang Putri, Bau Nyale menyatukan seluruh warga Lombok. Mereka berkumpul di wilayah Kuta, Pantai Seger, Pantai Kaliantan hingga Pantai Tabuan untuk mencari cacing nyale. Nama Mandalika sendiri sekarang makin terkenal dengan dibangunnya sirkuit berkualitas dunia di Lombok untuk penyelenggaraan Mandalika Moto GP yang menarik perhatian internasional.

Tags cerita kisah rakyat legenda sastra edukasi budaya tradisi dongeng anak siswa literasi fiksi murid
Referensi:
  1. www.lomboktourplus.com
  2. dongengceritarakyat.com
  3. regional.kompas.com






Semua Komentar
    Belum ada komentar
Tulis Komentar

Upah Minimum Provinsi (UMP) Terbaru

UMP 2019 Hasil Pencarian
UMP 2018 Hasil Pencarian
Kenaikan (%) Perubahan

Game Suwit Jawa v2.0