budaya-indonesia

Dodol Amurang, Kue Manis Khas Minahasa

DaerahKita 25/04/2021

Selama ini kalau mendengar dodol, kita mungkin terpikir pada dodol Garut. Ternyata di Sulawesi Utara juga terdapat makanan sejenis yang disebut Dodol Amurang atau Dodol Manado. Makanan tradisional ini berasal dari daerah Amurang, Minahasa Selatan. Dodol Amurang banyak diproduksi di Kabupaten Minahasa Selatan, seperti Amurang, Motoling, Tenga, Tumpaan, Tareran, Tompasobaru hingga Kabupaten Minahasa Tenggara.

Jajanan khas Minahasa ini banyak disajikan saat acara pengucapan syukur warga Minahasa, Sulawesi Utara. Pengucapan syukur merupakan tradisi masyarakat Minahasa, yang dirayakan setelah keberhasilan panen pertanian. Dodol juga ini populer dijadikan oleh-oleh karena bisa tahan cukup lama.

Makanan legit dan manis ini dibuat dari bahan alami yaitu gula aren, beras ketan yang dihaluskan, dan minyak kelapa murni. Dodol yang dibungkus dengan daun kelapa (woka) atau janur ini, rasanya enak seperti jenang Jawa, dengan warna kecoklatan. Yang membedakan Dodol Amurang dan dodol-dodol lainnya terutama dari cita rasa dan kemasannya itu. Cita rasa khas Dodol Amurang terletak pada kandungan kayu manis (cinamon) yang tidak dapat dijumpai pada jenis dodol lainnya. Selain itu terkadang ditaburi kenari atau kacang sehingga menambah aroma dan kelezatan yang unik. Karena itu Dodol Ammurang kadang disebut juga dodol kenari.

Jika tertarik mencoba membuat sendiri makanan ini, berikut adalah bahan-bahan yang dibutuhkan dan langkah-langkah pembuatannya.

Bahan-bahan:

  • 1 kg tepung ketan putih.
  • 650 gr gula merah.
  • Kertas atau daun pisang untuk membungkus.
  • Air secukupnya.

    Pelengkap:

    • Keranjang ukuran sedang sebagai tempatnya.

    Cara Membuat:

    1. Rebus gula merah dengan air secukupnya sampai mendidih dan larut, diamkan sampai hangat.
    2. Masukkan tepung ketan putih kedalam wadah lalu uleni tepung ketan dengan setengah air rebusan gula merah sedikit demi sedikit sampai adonan cukup untuk dibentuk.
    3. Tambahkan sisa air rebusan gula merah sedikit demi sedikit sambil diuleni lagi hingga adonan tercampur rata.
    4. Bungkus adonan dengan kertas atau daun (lakukan sampai selesai).
    5. Kukus adonan yang sudah dibungkus dengan api besar sampai matang atau kira-kira selama 3-4 jam.
    6. Dodol amurang siap untuk disajikan atau ditata dalam keranjang.

Baca Juga:

Tags kuliner makanan resep panganan hidangan sajian tradisional kue UMKM oleh-oleh
Referensi:
  1. ksmtour.com
  2. www.duniawanita.net






Semua Komentar
    Belum ada komentar
Tulis Komentar

Upah Minimum Provinsi (UMP) Terbaru

UMP 2019 Hasil Pencarian
UMP 2018 Hasil Pencarian
Kenaikan (%) Perubahan

Game Suwit Jawa v2.0