ajakanak

Tanjung Lesung, Wisata Pantai Berpasir Putih di Banten

DaerahKita 23/05/2019

Provinsi Banten terletak di ujung barat Pulau Jawa, memiliki garis pantai sepanjang 509 km. Pantai membentang dari bagian utara, barat, hingga ke bagian selatan wilayah Banten. Dengan garis pantai yang demikian panjang, wisata pantai menjadi salah satu daya tarik pariwisata di provinsi ini.

Pantai-pantai di sebelah barat relatif lebih tenang ombaknya, sehingga cocok untuk wisata keluarga, seperti berenang di tepi pantai. Apalagi lokasinya mudah dijangkau dari kota besar seperti Jakarta dan kota lainnya di Banten dan Jawa Barat. Sedangkan pantai di Banten selatan lebih terkenal dengan keindahannya serta ombak besar khas pantai selatan. Namun jaraknya lumayan jauh dari kota-kota besar juga aksesnya yang lumayan sulit.

explorewisata
Pantai di Tanjung Lesung

Pantai-pantai terkenal sebagai tujuan wisata di bagian barat Banten misalnya Carita, Anyer, atau Karang Bolong. Tapi jika terus menyusuri pantai barat Banten ke arah selatan, ternyata ada tersimpan pantai lain yang tidak kalah menarik, masih asri dan alami. Walaupun agak jauh, pantai ini sangat indah bagaikan surga yang tersembunyi. Konon keindahannya bisa dibandingkan dengan pantai-pantai di Pulau Bali atau Pulau Lombok. Nama pantai tersebut adalah Pantai Tanjung Lesung.

Pantai Tanjung Lesung terletak di desa Tanjung Jaya kecamatan Panimbang kabupaten Pandeglang provinsi Banten. Posisinya terletak di sebelah barat Pandeglang dengan hamparan pasir putih sepanjang 15 km. Pantai ini berjarak sekitar 95 kilometer dari pusat kota Serang, atau sekitar 170 kilometer dari Jakarta. Waktu perjalanan dari Jakarta kira-kira 3-4 jam, melalui Tol Jakarta-Merak hingga ke Serang.

wisatabandung2017
Rute akses menuju Kawasan Wisata Tanjung Lesung

Dari Serang ada dua rute untuk mencapai kawasan wisata Tanjung Lesung. Pertama jalur Anyer-Carita-Tanjung Lesung. Kedua jalur Serang-Pandeglang dengan jalan berkelok dan melewati perbukitan dengan pemandangan yang menyejukan mata.

Karena potensi alamnya seperti keindahan alam pantai, keragaman flora dan fauna serta kekayaan budaya yang eksotis selain aksesnya pun relatif mudah dijangkau dari Jakarta, kawasan Tanjung Lesung dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Pada tahun 2015, KEK Tanjung Lesung yang luasnya mencapai 1500 hektar diresmikan dan menjadi KEK pertama khusus untuk pariwisata.

KEK Tanjung Lesung atau disebut juga Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Lesung memiliki kelebihan lain, yaitu letaknya dekat dengan atraksi wisata Banten lainnya seperti Kawasan Tua Banten, Budaya Badui dan Debus, Taman Nasional Ujung Kulon, Gunung Krakatau serta wisata kepulauan.

Berasal dari kata “lesung” yang berarti alat tradisional untuk menumbuk padi, Tanjung Lesung memiliki bentuk dataran pantai wilayah yang menjorok ke laut dan mirip bentuk lesung. Dengan pantai berpasir putih serta laut yang jernih, KSPN Tanjung Lesung telah menarik baik wisatawan nasional maupun internasional. Selama tahun 2016 tercatat jumlah kunjungan wisatawan sejumlah 570.000 orang dan ditargetkan meningkat hingga 6,1 juta wisatawan saat beroperasi penuh pada 2020. Untuk itu kini dibangun jalan tol Serang-Panimbang sejauh 84 km, agar akses ke Tanjung Lesung makin mudah. Jalan tol Serang-Panimbang ditargetkan beroperasional pada 2019.

iklantravel
Pengunjung bermain di Pantai Bodur Tanjung Lesung

Dengan dijadikan sebagai KSPN, kawasan Tanjung Lesung makin berkembang, tentu saja ini makin mempermudah para wisatawan untuk menikmati wisata di sana. Akomodasi yang tersedia makin banyak dan beragam, mulai dari losmen dan homestay dengan anggaran terjangkau hingga hotel dan resort untuk yang memiliki anggaran lebih. Jadi berlibur ke Tanjung Lesung makin layak untuk dipertimbangkan. Nah, sekarang seperti apa kegiatan menarik yang bisa dilakukan di Pantai Tanjung Lesung, yuk kita bahas satu persatu.

Olahraga Air (Water Sport)

Tidak kalah dengan pantai-pantai di Bali dan Lombok di pantai ini juga ditawarkan berbagai macam kegiatan watersport. Di sini para wisatawan bisa menikmati olahraga air seperti jet ski, banana boat, parasailing, kano/kayak, wake board (berselancar di atas laut sambil ditarik speed boat) dan lain-lain. Atau setidaknya wisatawan bisa berenang di pantai. Laut yang cukup tenang, denga deburan ombak yang tidak tinggi, membuat pantai Tanjung Lesung ini relatif aman dan nyaman untuk tempat berenang.

Bagi wisatawan yang tidak ingin berbasah-basah, bisa menikmati pemandangan ikan-ikan di bawah laut dengan menaiki Glass Bottom Boat Trip selama sekitar 30 menit. Ada pula pedal boat dan perahu kayak yang bisa disewa per jam.

reddoorz
Pantai Tanjung Lesung

Snorkeling Dan Menyelam (Diving)

Kegiatan seru di Pantai Tanjung Lesung selanjutnya adalah kegiatan Snorkeling atau Diving. Kedua kegiatan tersebut, baik itu menyelam dangkal atau menyelam dalam dengan perlengkapan lebih banyak sama-sama seru dan mengasyikan, apalagi air pantai yang jernih ditambah dengan aneka biota laut yang indah membuat kegiatan menyelam akan semakin seru.

gunungkidulku
Snorkeling di Tanjung Lesung

Menikmati Panorama Matahari Tenggelam (Sunset)

Jika wisatawan ingin melihat matahari terbenam atau sunset, tentunya tempat terbaik adalah di wilayah yang paling barat, agar pemandangan matahari tidak terhalang oleh apapun. Di Pulau Jawa, Pandeglang berada di bagian paling barat pulau, karena itu Kabupaten Pandeglang dikenal dengan sebutan The Sunset of Java. Bagi yang mau foto-foto memburu sunset di Tanjung Lesung, disediakan paket khusus Sunset Boat Trip selama 40 menit yang perjalanannya dimulai pukul 17.30 WIB.

Wisata Kuliner

Di sekitar wilayah pantai Tanjung Lesung anda tidak perlu khawatir kelaparan karena tersedia rumah makan yang mayoritasnya menyediakan hidangan laut atau sea food. Anda bisa mencicipi sea food berbeque yang disajikan berbagai restoran yang berjejer di tepi pantai. Biasanya para pengunjung banyak yang memesan ikan kuwe. Ikan kuwe tersebut dibakar atau digoreng, tergantung selera masing-masing pengunjung. Selain ikan kuwe, terdapat juga pilihan seafood lain seperti udang, cumi-cumi hingga kepiting. Semuanya bisa dimasak sesuai dengan selera, bisa digoreng tepung, ditumis, atau dimasak dengan bumbu saus padang.

Namun jika anda bukan penggemar sea food, terdapat makanan pilihan lain yang juga merupakan khas Tanjung Lesung yaitu nasi sum-sum, rabeg Banten, dan sate bandeng khas Banten.

Menyaksikan Matahari Terbit (Sunrise)

Sunrise di Tanjung Lesung juga tidak kalah cantik dibandingkan dengan sunset-nya. Sangat cocok untuk diabadikan dengan kamera. Usaha yang harus dikeluarkan untuk bangun pagi akan terbayar oleh indahnya pemandangan sunrise. Udara di pagi hari juga sangat sejuk. Bisa dimanfaatkan untuk olahraga. Anda bisa lari pagi (jogging) atau bermain sepeda.

rakatours
Dermaga Tanjung Lesung

Memancing Ikan

Pantai Tanjung Lesung letaknya tidak langsung menghadap ke laut lepas dan tidak memiliki ombak yang besar. Jadi Tanjung Lesung sangat cocok untuk menjadi spot terbaik memancing. Kegiatan memancing bisa dilakukan di dermaga atau bisa juga mencari spot pemancingan lainnya.

Melihat Tarian Api

Di pantai ini juga ada pertunjukan tarian api. Wisatawan bisa menikmati suasana pertunjukan di tepi pantai dengan api dan cahaya yang menari-nari. Hal ini akan memberikan satu pengalaman berharga bagi wisatawan karena ini jarang ditemui di wisata pantai lain. Daerah Banten memang terkenal dengan seni debus, jadi pertunjukan menegangkan seperti itu bisa ditemui pada saat-saat tertentu.

Wisata Pantai Bodur

Pantai Bodur memiliki pasir putih, laut dengan perpaduan warna biru dan hijau, serta langit cerah dengan awan yang dramatis. Sungguh sebuah lukisan alam yang indah. Dengan keadaan pasir di bawah air laut yang lembut, menjadikan tempat ini sangat nyaman untuk berenang dan menikmati romantisnya suasana matahari tenggelam pada sore hari.

Yang akan membuat tiap wisatawan semakin takjub adalah kondisi Pantai Bodur yang tidak terlalu ramai. Jadi, pengunjung akan merasa seperti berada di pantai pribadi.

iklantravel
Pantai Bodur Tanjung Lesung

Mengunjungi Kampung Wisata Cikadu

Kampung Wisata Cikadu terletak di kawasan wisata Tanjung Lesung, Desa Tanjung Jaya, Kabupaten Pandeglang. Kampung ini menyimpan sejuta pesona keindahan alam dan budayanya. Cikadu merupakan kampung yang terbentuk dari relokasi sebagian warga dari beberapa kampung di antaranya kampung Kalicaa, Cadasngampar, Cisadang, dan Bodur.

Di kampung ini, wisatawan akan dihibur oleh seni budaya khas, Bendrong Lesung oleh kaum ibu-ibu dan remaja puteri. Seni tradisional berupa alunan dan perpaduan pukulan kayu penumbuk padi pada sebuah lesung ini, konon merupakan sepenggal cerita rakyat “Hikayat Raden Budok dan Siti Munigar”. Kemudian sambil menikmati Rampak Gondang Lesung dihidangkan juga kelapa muda segar. Setelah itu wisatawan bisa mengunjungi sanggar batik Cikadu.

Kegiatan alam yang tersedia di kampung Cikadu adalah menyusuri Sungai Cijedang dengan menaiki jukung atau perahu kayu tradisional. Kapasitas jukung adalah 4-5 orang per perahu. Beberapa kapal ukuran besar mampu menampung 8-10 orang.

Menyambangi Kampung Nelayan Cipanon

Lokasinya tak jauh, hanya 20 menit dengan speedboat dari Tanjung Lesung. Terletak di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Kampung Nelayan Cipanon memiliki panorama pesisir yang cantik dan keindahan bawah laut.

Masyarakat di sini memiliki kesadaran untuk ikut melestarikan terumbu karang dan biota laut, serta menjaga perairan pantai agar tetap bersih. Pengunjung yang datang ke kampung nelayan ini dapat menikmati ikan yang benar-benar segar, bukan ikan yang sekian lama disimpan dalam kotak es.

Pengunjung juga bisa ikut melaut bersama nelayan. Bahkan pengunjung diperbolehkan menarik bubu (perangkap ikan terbuat dari bambu) atau melempar jaring. Bagi yang suka memancing, bisa memancing saat nelayan menarik bubu. Ikan-ikan tangkapan seperti kerapu, kuwe, baronang, dan cumi, bisa dinikmati usai ditangkap.

Menyeberang Ke Pulau Liwungan

Dari kampung Cipanon, pengunjung dapat melanjutkan wisatanya menuju pulau Liwungan dengan menggunakan speed boat sewaan dengan lama perjalanan sekitar 30 menit. Di pulau seluas 49 hektar ini, wisatawan dapat melakukan diving (menyelam) menikmati terumbu karang atau snorkeling di pantai sekitar serta menikmati keindahan Gunung Anak Krakatau di kejauhan.

Kondisi pasir putih dan pulau Liwungan yang tenang, alamnya yang masih asri, dan tidak banyak pengunjung akan membuat Anda dan keluarga leluasa untuk melakukan berbagai aktivitas dengan nyaman di sana. Dan menjelang sore hari, ribuan burung camar beterbangan adalah suatu pemandangan yang menakjubkan.

Tags
Referensi: Dari berbagai sumber





Semua Komentar
    Belum ada komentar
Tulis Komentar

Upah Minimum Provinsi (UMP) Terbaru

UMP 2019 Hasil Pencarian
UMP 2018 Hasil Pencarian
Kenaikan (%) Perubahan

Game Suwit Jawa v2.0