inspirasikukeni

Bebongko, Kuliner Khas Banjar Yang Manis Dan Gurih

DaerahKita 21/05/2019

Salah satu panganan atau makanan khas daerah Provinsi Kalimantan Selatan adalah Bebongko. Kuliner sejenis kue basah ini biasanya dapat ditemukan di daerah Kalimantan Selatan dan Timur, yaitu di daerah Suku Banjar serta Suku Kutai berada. Kue Bebongko biasanya dijajakan di berbagai pasar tradisional atau pusat jajanan pasar.

Sayangnya makanan khas Banjar ini sudah jarang di olah, sehingga keberadaannya semakin terlupakan. Sekilas penampilan Babongko tampak seperti nasi lemak atau pundut, namun jika dilihat isinya maka akan terlihat perbedaan yang mencolok.



Bagi masyarakat di sana, Bebongko menjadi salah satu pilihan hidangan saat sarapan. Tak hanya itu panganan ini juga sering disuguhkan dalam acara-acara besar, seperti pernikahan atau ritual sarapan besar ala Kutai yang disebut beseprah.

Bebongko berbentuk gumpalan berwarna kehijauan yang terasa kenyal dan lembut saat dinikmati. Sepintas, bentuknya terlihat seperti halnya puding hunkwe, walaupun sebenarnya kue ini berbahan dasar tepung beras.

Gumpalan ini dilapisi oleh kuah kental berwarna putih kecokelatan. Kuah tersebut terbuat dari gula merah dan siraman santan. Gumpalan yang telah diberi kuah itu dibungkus daun pisang yang dibentuk menyerupai piramida. Bagian atas bungkusnya, disematkan potongan lidi sebagai pengikat.

cookpad
Bebongko memiliki rasa manis gurih dibungkus dengan daun pisang

Bebongko memiki rasa manis bercampur gurih. Bebongko dibuat melalui dua tahapan proses, yakni pembuatan adonan tepung dan pengukusan. Di proses pertama, santan encer dimasak bersama dengan garam dan gula pasir sampai mendidih.

Bahan ini kemudian ditambahkan campuran tepung beras yang sudah dilarutkan dengan santan. Sesudah mengental dan meletup-letup, adonan kemudian diangkat dan didinginkan sejenak.



Proses selanjutnya adalah adonan dimasukkan ke dalam daun pisang bersamaan dengan sesendok gula merah cair dan santan kental, lalu dikukus sampai matang. Selain tepung beras, terkadang juga daging buah durian ditambahkan ke dalam adonan bebongko. Daging buah durian ditambahkan ketika tepung dilarutkan dengan santan atau sebagai bahan isian didalam adonan sebelum dikukus.

Daging buah durian ini memberikan cita rasa dan juga aroma yang lebih menggugah selera. Tidak salah bila kuliner manis-gurih yang satu ini wajib untuk menjadi target buruan saat berkunjung ke Kalimantan. Biasanya Bebongko ditemui di sekitar jembatan dekat Pasar Seni Tenggarong yang ramai usai subuh.

Tags kuliner makanan UMKM
Referensi: Dari Berbagai Sumber





Semua Komentar
    Belum ada komentar
Tulis Komentar

Upah Minimum Provinsi (UMP) Terbaru

UMP 2019 Hasil Pencarian
UMP 2018 Hasil Pencarian
Kenaikan (%) Perubahan

Game Suwit Jawa v2.0