makalahskripsi

Nasi Tutug Oncom Nikmatnya Kuliner Khas Tasikmalaya

DaerahKita 20/05/2019

Nasi Tutug Oncom atau lebih dikenal dengan nama Nasi TO, pada dasarnya adalah nasi putih yang dicampur oncom dengan aneka lauk pendamping. Kuliner ini merupakan salah satu makanan yang akan banyak Anda temui ketika Anda sedang berada di Tasikmalaya, tak heran, karena Nasi TO merupakan makanan khas kota santri, Tasikmalaya. Kedai milik Ny. Tini yang terletak di Jalan Kolektoran (Jl. H. Ikik Wiradikarta), Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, merupakan salah satu kedai yang menjual makanan dengan menu Nasi Tutug Oncom dan sudah cukup terkenal.



Selain rasanya yang enak kedai ini juga sudah berdiri cukup lama. Kedai ini mulai melayani pelanggannya sejak pukul 6 pagi hingga pukul 2 siang. Nasi Tutug Oncom terbuat dari oncom yang disangrai atau dipanggang kemudian dihancurkan bersama kencur, jahe dan garam yang kemudian dicampur dengan nasi putih hangat.

Disajikan dengan lalapan khas Sunda, ada juga aneka gorengan yang bisa kita pilih sebagai lauk tambahan. Seperti tahu, tempe balut tepung, bala-bala (bakwan), telor ceplok, kerupuk dan juga sambal.

tripadvisor
Sambalnya khas

Ketika nasi panas yang dilebur dengan remah oncom itu disuapkan ke mulut, rasa menyengat kencur bercampur dengan kehangatan nasi. Ditambah cocolan sambal goang khas Tasikmalaya itu akan beradu di lidah.

Goang merupakan racikan cabai merah, cabai rawit, tomat, dan bawang. Paduannya mengalirkan rasa segar pedas. Dalam sehari, Ny. Tini menghabiskan sekitar 30-50 kg tutug oncom yang sudah jadi, dan sekitar 1 kuintal beras yang khusus dipesan dari Singaparna.

tripadvisor
Nasi Tutug beserta lauk dan lalapannya

Dulu kala, sebenarnya oncom merupakan makanan masyarakat miskin karena di era kolonial para penduduk lokal sangat kesulitan untuk mendapatkan lauk yang bagus jadi untuk mengatasinya dengan membuat oncom. Namun saat ini oncom menjadi makanan yang dicari para penikmat wisata kuliner khususnya yang sedang mengunjungi Tasikmalaya.



Kalau kita ingin menikmati menu ini pada sore hari, kita bisa datang ke Jalan Dadaha yang letaknya tidak jauh dari GOR Susi Susanti. Kedai ini dikenal dengan nama “TO Benhil”, dekat sungai. Kedai ini setiap hari melayani pembeli mulai jam 3 sore sampai jam 7 malam. Pemiliknya bernama Ny. Juju, sudah berjualan sejak tahun 1998. Untuk lauk tambahannya, tak jauh beda dengan kedai milik Ny. Tini. Sedangkan sambalnya ada dua pilihan.

Ada sambal bajak yang terbuat dari tumisan tomat, kemiri dan cabai merah yang dihaluskan. Pilihan lainnya ada sambal goang yang lebih pedas, karena berisi cabai rawit hijau yang ditumbuk kasar dengan garam lalu disiram minyak goreng panas. Semua dihidangkan dengan lalapan khas sunda.

Setiap porsi Nasi Tutug Oncom Benhil dilengkapi dengan sambal dan lalapan. Sebenarnya, Tutug Oncom merupakan makanan untuk sarapan pagi. Namun, kini, Tutug Oncom bisa ditemukan di kota-kota mana pun di Jawa Barat dan bisa dipesan untuk segala kesempatan dengan berbagai modifikasi. Bahkan, di Tasikmalaya sekalipun, Anda bisa mendapatkan warung Tutug Oncom di malam hari.

Tags makanan kuliner panganan wisata liburan UMKM resep
Referensi: Dari Berbagai Sumber





Semua Komentar
    Belum ada komentar
Tulis Komentar

Upah Minimum Provinsi (UMP) Terbaru

UMP 2019 Hasil Pencarian
UMP 2018 Hasil Pencarian
Kenaikan (%) Perubahan

Game Suwit Jawa v2.0