cookpad

Kue Asidah Kuliner Khas Riau Sajian Para Raja Indragiri Jaman Dahulu

DaerahKita 06/09/2019

Daerah Riau memiliki sebuah panganan khas yang terinspirasi dari Timur Tengah bernama kue Asidah. Tidak seperti kue khas Riau lainnya bernama bolu kemojo, ketersediaan kue asidah di pasaran memang kalah banyak, tapi sensasi rasanya tak bisa dianggap sepele. Walaupun terinspirasi dari makanan Arab, rasa kue asidah sudah mengikuti selera lokal sehingga mudah diterima masyarakat. Kudapan manis yang terbuat dari adonan tepung dan rempah ini memiliki rasa yang sangat lezat. Teksturnya yang lembut akan meleleh di mulut berpadu dengan rasa gurih dari topping bawang gorengnya.

Di Timur Tengah jenis makanan ini dijadikan sebagai sarapan. Sedangkan di Riau sendiri, kue asidah biasanya dihidangkan bersama teh atau kopi sebagai teman makannya. Kue asidah memiliki rasa yang khas yang sangat mencerminkan cita rasa makanan melayu yakni berempah.

Kue asidah terbuat dari bahan rempah-rempah berupa kayu manis, pandan, cengkeh, sehingga membuatnya jadi terasa gurih dan manis. Selain itu, tekstur kuenya pun lembut. Ketika dihidangkan, biasanya masyarakat Riau sering menambahkan bawang goreng di atas kue asidah. Rasa manis pada kue dan sensasi aroma serta rasa khas dari bawang goreng menghasilkan pengalaman unik tak terlupakan saat menyantap kue asidah.

Bentuk kue asidah bisa bermacam-macam tergantung dari kreativitas pembuatnya. Biasanya kue asidah berbentuk daun, tetapi ada pula yang berbentuk bunga mawar, jambu, bulat, dan sebagainya.

Baca Juga:

adira
Kua Asidah dengan topping bawang goreng

Dari sejarahnya, konon kabarnya kue ini merupakan salah satu makanan istimewa yang disuguhkan hanya untuk para raja di Indragiri, Riau. Terlebih kue asidah hanya muncul dan tersedia saat momen-momen tertentu seperti kenduri adat, tunangan, hari raya keagamaan, syukuran hingga prosesi mengantarkan kue ketika sepasang masyarakat Riau hendak menikah. oleh karena itu untuk mendapatkan kue ini memang agak sulit.

Di masyarakat Riau ada tata cara unik dalam memakan kue asidah ini. Untuk memakannya harus dimulai dari bagian bawahnya, bukan bagian atasnya. Apabila kita memakan atasnya terlebih dahulu maka akan dianggap kurang sopan oleh masyarakat setempat.

Berikut ini adalah resep membuat kue asidah.

Bahan-bahan
  • 2 gelas tepung terigu
  • 1 btr telur
  • 3 gelas air
  • 1 gelas gula pasir
  • 2 bj cengkeh & 1 cm kayu manis, tumbuk halus
  • 100 gr margarin, cairkan
  • 1/2 sdt garam
  • 1 lbr daun pandan, tumbuk
  • 100 gr bawang merah, iris tipis
  • 6 sdm minyak goreng utk menggoreng bawang merah

Cara membuat
  1. Goreng bawang merah yg sdh diiris tipis dgn 6 sdm minyak sampai kuning, tiriskan.
  2. Campur minyak sisa menggoreng bawang dgn margarin yg telah dicairkan, aduk rata. Digunakan utk bahan olesan.
  3. Ayak tepung terigu lalu masukkan gula pasir, telur yg telah dikocok lepas, garam & tumbukan cengkeh, kayu manis, & daun pandan. Aduk hingga tercampur rata.
  4. Lalu saring adonan ke dalam wajan tambahkan 5 sdm campuran utk bahan olesan td. Nyalakan api gunakan api sedang lalu aduk2 terus hingga mengental & tidak lengket ditangan.
  5. Bentuk sesuai selera, beri olesan margarin yg telah dicampur tadi lalu taburi bawang merah goreng.

Selamat mencoba!

Tags kue kuliner makanan wisata resep UMKM
Referensi:
  1. cookpad.com
  2. Dari berbagai sumber






Semua Komentar
    Belum ada komentar
Tulis Komentar

Upah Minimum Provinsi (UMP) Terbaru

UMP 2019 Hasil Pencarian
UMP 2018 Hasil Pencarian
Kenaikan (%) Perubahan

Game Suwit Jawa v2.0